006496700_1448960922-pink_beach3.jpg

Keindahan Labuan Bajo sudah dikenal hingga ke mancanegara. Tak heran, selain memiliki keindahan yang memukau, promosi wisata Labuan Bajo juga gencar dilakukan. Guangdong Radio and Television (GRT), China, juga turut mempromosikan objek wisata yang berlokasi di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dalam acara reality show.

Media milik Pemerintah Provinsi Guangdong tersebut menurunkan tim beranggotakan 14 orang ke pulau endemis komodo itu pada 24-28 Juli 2017. Dari 14 anggota tim tersebut, enam orang di antaranya merupakan warga Guangdong yang telah berhasil menyisihkan 66 lainnya dalam seleksi di KJRI Guangzhou pada 10 Juli 2017.

Enam paket acara tersebut menampilkan pengalaman masing-masing peserta dalam melakukan perjalanan ke Pulau Komodo, Pulau Padar, Pulau Nemu, Pantai Pink, Pantai Jimbaran, Rumah Makan Bebek Tepi Sawah, dan wisata kopi di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Dalam acara bertajuk “China Chats” yang disiarkan secara langsung, enam peserta diminta untuk memilih tiga foto terbaik sekaligus memberikan komentar mengenai foto hasil bidikan selama perjalanan empat hari tersebut.

Acara yang tayang melalui kanal GRT dan media dalam jaringan (online) tersebut memiliki pemirsa sekitar 130 ribu orang di daratan Tiongkok. Selain dari KJRI Guangzhou, dalam memproduksi siaran tersebut, GRT mendapatkan pendampingan dari Deputi Pengembangan Pasar Asia-Pasifik Kementerian Pariwisata RI.

Dalam dua tahun terakhir, Labuan Bajo mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari China, selain juga Amerika Serikat, Australia, dan Eropa. China yang luas wilayahnya mencapai 9,6 juta kilometer persegi itu hanya memiliki 2,8 persen perairan. Dari tahun ke tahun, jumlah wisatawan China ke Indonesia terus meningkat. Pada 2016, jumlahnya mencapai angka 1,4 juta orang.

Advertisements